/>
Home » » Belajar Mencintai Pekerjaan

Belajar Mencintai Pekerjaan

Written By The Boys Club on Minggu, 19 Februari 2012 | 09.41





Kebosanan dalam suatu pekerjaan  pasti sering di alami banyak orang ,kebosanan pekerja tersebut dapat di lihat  dari seringnnya para pekerja mengeluh dengan pekerjaannya dan merasa terlalu susah , terlalu berat dan terlalu ini dan itu .Sehingga banyak orang yang mengutarakan bahwa 


 " bagaimana saya memperoleh pekerjaan yang saya sukai ?,..tentu jawabnya susah bukan ..?


kenapa tidak lebih bijak dengan mengganti pertanyaan tersebut dengan 


"bagaimana agar saya dapat mencintai pekerjaan saya yang saya telah peroleh ...? "



Banyak orang yang merasa tertekan dengan pekerjaannya. Melaksanakan pekerjaan kantor hanya sebagai rutinitas agar dapat memperoleh penghasilan semata. Saat jam kerja, selalu menunggu jam makan siang, jam pulang, hari libur, akhir pekan, atau tanggal gajian. Bila ini terjadi, waktu mungkin terasa lama dan Anda enggan untuk bekerja. Bila Anda belum atau tidak bisa mendapatkan pekerjaan lain, Anda dapat berusaha untuk mencintai pekerjaan tersebut karena tentu akan lebih menyenangkan bila kita mengerjakan hal yang disukai. Tetapi, bagaimana agar Anda dapat menyukai pekerjaan yang membosankan itu?

Cara Mencintai Pekerjaan


"Love Your Job But Never Fall In Love With Your Company" — sebuah pernyataan umum yang menganjurkan orang untuk mencintai pekerjaannya dan jangan mencintai perusahaan. Mengapa? Karena sewaktu-waktu bisa saja perusahaan menyingkirkan Anda kapan pun. Namun bagaimana cara mencintai pekerjaan Anda? Berikut ini beberapa tips menarik untuk mencintai pekerjaan Anda.

Antusias terhadap Pekerjaan

Bila Anda tidak menyukai pekerjaan Anda, tentu tidak akan mudah bagi Anda untuk melaksanakan tugas-tugas kantor. Anda akan merasa terbebani dengan tugas yang diberikan sehingga hasil kerja tidak maksimal. Sebaliknya, bila seseorang mengerjakan sesuatu yang disenangi tentu hal itu akan terasa menyenangkan, waktu terasa singkat, dan Anda memiliki semangat untuk mengerjakannya. Misalnya, seseorang yang senang menggambar akan antusias bila ditugasi untuk membuat desain rumah, menjadi arsitek, atau pekerjaan lain.
Untuk itu, bersikaplah seolah-olah Anda menyukai dan menikmati pekerjaan Anda. Beri perhatian penuh pada apa yang sedang Anda kerjakan. Mungkin kelihatannya mustahil untuk menyukai pekerjaan Anda sekarang. Tetapi, paksakan diri Anda untuk melakukan ini. Tersenyum atau berdiri dengan tegak dapat membantu untuk dapat lebih bersikap antusias. Hasilnya, Anda dapat merasakan benar-benar menyukai pekerjaan tersebut.

Lakukan yang Terbaik

Hindari menuda pekerjaan atau bersikap masa bodoh atas hasil pekerjaan Anda. Ini dapat membuat Anda merasa stres akibat pekerjaan yang tidak selesai, semakin menumpuk atau terkena omelan atasan.
Jangan melakukan pekerjaan dengan asal-asalan tetapi berikan lebih dari apa yang diperintahkan. Tetapkan prioritas pekerjaan agar pekerjaan yang penting bisa diselesaikan terlebih dahulu. Anda juga dapat memotivasi diri Anda sendiri untuk memberikan yang terbaik. Misalnya, Anda dapat mencatat waktu berapa lama Anda dapat menyelesaikan pekerjaan atau hal lain untuk mengukur produktivitas. Kemudian, tantang diri Anda untuk melakukan yang lebih baik lagi dalam tugas berikutnya.

Melakukan Lebih

Bila mendapat tugas, jangan merasa puas karena melakukan apa yang diharapkan. Nilai plus dari atasan dan kepuasan bisa didapatkan bila Anda kreatif untuk lebih memperindah pekerjaan Anda. Misalnya, dengan menambah informasi pendukung ketika ditugasi untuk mengolah suatu data. Atau bila Anda menyukai teknologi tetapi Anda bekerja di bagian akunting, Anda dapat mencari terobosan teknologi yang dapat membantu Anda menyelesaikan tugas dengan lebih cepat.

Lihat Sisi Positif

Walau Anda merasa pekerjaan sangat menjenuhkan, tidak pernah selesai, atasan yang galak, atau rekan kerja yang menyebalkan, tetapi cobalah untuk melihat hal positifnya. Bandingkan keadaan kita dengan orang lain yang tidak seberuntung kita. Bagaimana orang-orang yang masih belum mendapat pekerjaan, orang-orang yang pekerjaan lebih berat dari kita, atau bagaimana orang yang penghasilannya tidak sebanyak kita.
Cobalah mengingat bagaimana saat Anda berusaha mendapatkan pekerjaan ini, misalnya bagaimana saat itu Anda harus naik kendaraan umum, bagaimana pertama kali Anda belum mengenal rekan kerja lainnya, ketika Anda masih bingung dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Mengingat perjuangan ini dapat membantu Anda lebih mencintai pekerjaan.

Teruslah Belajar

Tugas kantor terasa berat mungkin karena Anda belum sepenuhnya mengerti. Seorang pekeja yang merasa berat saat ditugasi membuat suatu pekerjaan, bisa jadi karena dia belum sepenuhnya memahami konsep tentang pekerjaan tersebut. Misalnya seseorang ditugasi membuat laporan di Excel dengan pivot table, tentu bukan hal yang biasa, tapi bisa dipelajari.
Maka, untuk menambah pengetahuan, Anda dapat mencari tahu lebih banyak dari Internet, buku, atau dari orang lain yang lebih memahaminya. Bila memungkinkan, Anda dapat pula mengikuti kursus-kursus. Cara lainnya adalah dengan memperhatikan contoh-contoh yang ada. Dengan mengetahui lebih banyak, Anda akan lebih mudah melakukannya.

Beri Penghargaan

Bila Anda tidak mendapatkan penghargaan dari orang lain ketika Anda berhasil melaksanakan tugas yang diberikan, Anda dapat memberikan penghargaan untuk diri sendiri. Anda dapat memberi pujian untuk diri sendiri untuk target yang dicapai atau merayakan keberhasilan Anda. Tentu saja, hal ini jangan dilakukan secara berlebihan.
Hindari sikap untuk membenci pekerjaan Anda karena ini akan membuat Anda semakin tertekan, merasa stres dan hasil pekerjaan tidak maksimal. Berusahalah untuk belajar mencintai pekerjaan Anda untuk hasil pekerjaan yang lebih baik. Dengan hasil pekerjaan yang baik, pekerjaan tidak menumpuk, Anda dapat memperoleh kepuasan, pujian dari atasan, promosi jabatan dan bukan tidak mungkin memperoleh gaji yang lebih baik lagi.

Cintailah Apa Yang Anda Kerjakan, Dan Kerjakan Apa Yang Anda Cintai

Di mana hubungannya seorang sarjana pertanian malah jadi kasir..? Apa masih ada hubungan antara jenis bibit tanaman dengan bunga bank..? he he he.. :D

Dengan agak berat hati ia pun menceritakan kalau jaman sekarang ini sulit sekali mencari pekerjaan, makanya setelah selesai kuliah ia langsung melamar pekerjaan di perusahaan mana saja dengan posisi apa saja. Yang penting di terima dahulu, setelah itu baru di fikirkan langkah selanjutnya. Sampai sekarang saya juga tidak tahu plan B nya apa..? Wong sekarang ia masih kerja di bank juga koq.. hihihihi..

Benar apa yang di katakannya kalau mencari pekerjaan itu sulit, tapi jika ia berkata kalau mencari pekerjaan itu gampang juga tidak salah. Lho..? Bingung ya..? Maksud saya begini, apa yang kita fikirkan itu yang kita dapatkan. Sebab ketika kita berfikir kita tidak bisa, sudah habis. Selesai semuanya, otak kita tidak akan berusaha untuk mencari cara supaya bisa. Tapi ketika kita berfikir "bagaimana caranya supaya bisa"..? nah di sini otak kita mulai berlatih untuk mencari cara agar kita bisa menemukan caranya. Bagaimana orang yang bisa melariakan diri dan keluar dari penjara..? Ketika ia berfikir ia bisa otak nya terus mencari cara supaya ia bisa keluar, tapi ketika ia berkata tidak bisa, tidak mungkin, ya selamanya tidak bisa.

Nah bagaimana caranya agar kita bisa mencintai pekerjaan kita..? Di mulai dari fikiran kita juga, ketika kita berfikir pekerjaan ini tidak sesuai dengan bakatku, aku tidak pantas bekerja seperti ini di tempat seperti ini. Di sinilah mulai timbul rasa tidak bosan, malas, dan akhirnya pekerjaan kita tidak maksimal dan kita mulai cepat lelah. Namun ketika kita berfikir, saat ini aku di sini, dan aku tidak mungkin selamanya di sini, ini adalah bagian dari episode kehidupanku. Sekarang aku harus bekerja secara total, sebaik-baiknya dan bertanggung jawab karena kelak aku akan mempunyai perusahaan seperti ini atau bahkan yang lebih besar lagi. Dan aku ingin kelak aku akan mempunyai karyawan yang mempunyai kinerja seperi aku saat ini. bekerja secara totalitas, bertanggungjawab dan sepenuh hati.

Bersyukur itu intinya menjalani hidup ini dengan penuh rasa syukur akan membuat hidup kita lebih tenang. Ada banyak sekali orang yang kesulitan karena tidak mendapatkan pekerjaan, kita seharusnya bersyukur karena masih bisa bekerja dan punya pekerjaan. anggaplah bekerja itu sebagai ibadah maka semuanya akan menjadi lebih mudah. Jika kita punya keinginan atau impian katakanlah kepasa Tuhan Allah SWT lewat berdoa, kemudian kita berusaha semaksimal mungkin. Tuhan mungkin menunda, tapi tidak menolak..

Salam Sukses Dahsyat..
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. The Boys Club - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger