Suatu ketika Pa iman berjalan dengan anaknya dengan membawa seekor unta. Pa iman lalu menaiki sang unta.
Ketika melewati sebuah kampung, warga disana berbisik dan mengatakan:
"betapa teganya orang tua itu menyuruh anaknya berjalan sementara dia duduk santai di atas unta."
Lalu Pa iman bertukar tempat dengan anaknya, si anak naik ke atas unta dan pa iman berjalan.
Ketika melewati lagi kampung, lagi-lagi mereka di cela orang. kata orang2 di sana:
"benar-benar anak kurang ajar!, masa anaknya enak bangeut naik unta, sementara orang tua jalan kaki".
Maka kemudian pa iman dan anaknya berjalan menjadi bersama-sama menaiki unta. Ketika melewati kampung yang ketiga lagi-lagi mereka di cela warga karena tega menaiki unta bersama sama sementara sang unta berjalan dengan tertatih-tatih karena keberatan beban.kata warga:
"Parah bangeut tuh orang !, tega2nya naikin unta berdua gitu, gila sampai ngos-ngosan gitu untanya.."
Setelah itu Akhirnya Pa iman dan Anaknya sama sama turun dari unta dan berjalan dengan menuntun sang unta. Lagi-lagi warga mencela mereka ketika melewati perkampungan selanjutnya, katanya:
"betapa bodoh ayah dan anak itu, mereka berjalan sementara kendaraan di biarkan tanpa penumpang".
Lalu Pa iman pun berkata kepada anaknya:
/>

Posting Komentar